Wednesday, July 21, 2010

Biografi Ts’ai Lun

Ts’ai Lun adalah seorang pegewai pada pengadilan kerajaan yang di tahun 105 M memepersembahkan contoh kertas kepada kaisar Ho Ti. Catatan China tentang penemuan Ts’ai Lun terdapat dalam penulisan sejarah resmi Dinasti Han.

Orang-orang China senantiasa menghubungkan nama Ts’ai Lun dengan penemu kertas sehingga nemanya tersohor di seluruh China. Tidak banyak yang dapat diketahui perihal kehidupan Ts’ai Lun, kecuai ada yang menyebut bahwa dia orang kebirian. Diceritakan kaisar teramat girang dengan penemuan Ts’ai Lun. Hal ini menjadikannya naik pangkat, medapat gelar kebangsawanan, dan dengan sendirinya menjadi cukong. Belakangan, dia terlibat dalam komplotan anti-istana yang menyeret kejatuhannya.

Ada catatn China yang menyebutkan kematian Ts’ai Lun. Ketika itu Ts’ai Lun mandi bersih-bersih, mengenakan gaunnya yang terindah, lantas meneguk racun. Penggunaan kertas meluas di seluruh China pada abad ke-2 dan dalam beberapa abad saja China sudah sanggup mengekspor kertas ke Negara-negara Asia. Lama sekali China merahasiakan pembuatan kertas ini.

Di tahun 751, beberapa ahli pembuat kertas tertawan oleh orang-orang Arab sehingga dalam tempo singkat kertas sudah diproduksi di Bhagdad dan Samarkand. Teknik pembuatan kertas menyebar ke seluruh duni Arab dan baru di abad ke-12 orang-orang Eropa belajar teknik ini. Pemakain kertas pun mulai berkembang luas.

Setelah Gutenberg menemukan mesin cetak modern, kertas menggatikan kedudukan kulit kambing sebagai sarana tulis menulis di Barat. Kini kulit kambing sebagai sarana tulis-menulis di Barat. Kini penggunaan kertas begitu umumnya sehingga tka seorang pun sanggup membayangkan dunia tanpa kertas.

Di China, sebelum penemu Ts’ai Lun umumnya buku dibuat dari bamboo. Tentu saja buku macam itu terlampau berat. Memang ada juga buku yang dibuat dari sutra, tetapi harganya sangat mahal. Sementara di Barat, sebelum ada kertas, buku ditulis diatas kulit kambing atau lembu. Material ini sebagai pengganti papirus yang digemari orang-orang Yunani, Romawi, dan Mesir. Baik kulit maupun papirus tidak saja termasuk barang langka, tetapi juga harganya mahal.

Sunday, July 18, 2010

Fibonacci


Signifikansi perkembangan matematika pada Abad pertengahan di Eropa seiring dengan lahirnya Leonardo dari Pisa, Italia, yang lebih deikenal dengan julukan Fibonacci (artinya : anak Bonaccio). Bonaccio dendiri berarti anak “anak bodoh”, tetapi dia bukan orang bodoh karena jabatannya adalah seorang konsul yang mewakili Pisa. Jabatan yang dipegang ini membuat dia sering berpergian. Besaman anaknya Leonardo, yang selalu mengikuti kenegara mana pun dia melakukan lawatan.
Fibonacci menulis buku Liber Abaci setelah melakukan kunjungan ke Bugia, suatu kota yang sedang tumbuh di Aljazair. Ketika ayahnya bertugas disana, seorang ahli matematika Arab memperlihatkan kejaiban system bilangan Hindu-Arab. Sistem ini mulai dikenal dengan perang salib. Kalkulasinya tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan notasi (bilangan) Romawi.



Buku Liber Abaci ditulisnya pada 1202 dengan menggunakan apa yang sekarang disebut dengan alajabr dan numeral Hindu-Arabik. Buku ini memberi dampak besar karena memunculkan angka-angka yang dapat menggantikan system Yahudi, Yunani dan Romawi. Pendahuluan buku ini berisi penjelasan cara menentukan jumlah digit dalam satuan numeral dan seterusnya. Juga kalkulasi dengan menggunakan seluruh angka dan pembagian, pecahan, akar, bahkan penyeleseian persamaan garis lurus (linier) dan persamaan kuadrat.

Buku ini dilengkapi dengan latihan dan aplikasi sehingga menggairahkan pembacanya. Ilustrasi dalam dunia bisnis dengan angka-angka juga disajikan, termasuk pembukuan bisnis (double Entry), penggambaran tentang margin keuntungan, konversi mata uang, konversi berat dan ukuran (kalibrasi) bahkan menyertakan perhitungan bunga.

Penguasa pada masa itu, Federick, yang terpesona dengan Liber Abaci ketika mengunjungi Pisa, memnaggi Fibonacci untuk datang menghadap. Dihadapan banyak ahli dan melakukan Tanya jawab langsung, Fibonacci memecahkan problem aljabar dan persamaan kuadrat.

Pertemuan dengan Federick dan pertanyaan-pertanyaan yang diajuakn oleh ahli-ahli tersebut lantas dibukukan dan diterbitkan pada 1225. Fibonacci menerbitkan buku Liber Quadrotorum (buku tentang kuadrat) yang dipersembahkannya untuk raja.

Fibonacci juga terkenal dengan temuannya yang disebut Dere Fibonacci. Orang-orang Kristen menolak angka nol, tetapi pedagang dalam melakukan transaksi membutuhkan angka nol. Alasan yang dipaka oleh Fibonacci adalah nol sebagai batas. Apabila diperoleh hasil negative berarti kerugian. Nah, orang yang mengenalkan angka nol ke duni Barat adalah Fibonacci.

Polda deret Fibonacci terbentuk dari susunan bilangan berurutan (dari kecil ke besar), yaitu merupakan penjumlahan dua bilangan sebelumnya. Angka 3, urutan keempat adalah hasil penjumlahan 1 (urutan 2( + 2 (urutan 3); angka 5 urutan kelima adalah hasil penjumlahan 2 (urutan 3) + 3 (urutan 4); angka 8 urutan keenam adalah hasil penjumlahan 3 (urutan 4) + 5(urutan 5), dan seterusnya. Deret diatas mempu menjawab problem kelinci beranak-pinak, alur bunga lili, pola dan jumlah mata nanas, dan jumlah kelopak dan alur sepiral bunga jenis-jenis tertentu.

Seietem bilangan Fibonacci yang rumit kemudian disederhanakan untuk kepentingan perdagangan. Hal ini tampak dalam perubahan harga saham-saham yang diperdagangkan di Wall Steet yang mengunakan system pecahan.

Sunday, May 9, 2010

Biografi Euclid

Euclid adalah tokoh ilmu ukur dari Yunani. Selain kemasyhurannya, hamper tidak ada keterangan terperinci mengenai kehidupan Euclid Yang bisa diketahui. Dia pernah aktif sebagai guru di Iskandaria, Mesir, pada sekitar 300 SM, tetapi kapan dia lahir dan meinggal benar-benar tidak jelas. Bahkan, sulit dikethui de benua dan di kota mana dia dialhirkan. Mekipun demikian, karyanya mengenai ilmu ukur The Elements adalah warisan penting bagi dunia.

Arti penting buku The Elements tidak terletak pada pernyataan rumus-rumus pribadi yang dilontarkan Euclid. Hampir semua teori yang terdapat didalam buku itu pernah ditulis orang sebelumnya dan telah terbukti kebenarannya. Kontribusi Euclid terletak pada cara pengaturan dari bahan-bahan dan permasalahan serta formulasinya secara menyeluruh dalam perencanaan penyusunan buku.

Di sini yang paling utama adalah pemilihan dalil-dalil serta perhitungan-perhitungannya, misalnya tentang kemungkinan menarik garis lurus di antara dua titik. Sesudah itu, dengan cermat dan hati-hati dia mengatur dalil sehingga mudah dipahami oelh orang-orang sesudahnya. Bilamana perlu, dia menyediakan petunjuk cara pemecahan hal-hal yang belum terpecahkan dan mengembangkan percobaan-percobaan terhadap permasalahn yang terlewatkan.

Perlu dicatat bahwa The Elements selain merupakan pengembangan dari bidang geometri yang ketat juga mengandung bagian-bagian soal aljabar yang luas berikut teori penjumlahan. The Elements merupakan buku pegangan baku lebih baik dari 2000 tahun dan buku teks paling sukses yang pernah disusun manusia.

Bagitu hebatnya Euclid menyusun bukunya sehingga dari bentuknya saja sudah mampu menyisihkan semua buku teks yang pernah dibuat orang sebelumnya. Buku ini aslinya ditulis dalam bahasa Yunani, kemudian diterjemahkan ke dalam pelbagai bahasa. Terbitan pertama muncul pada 1482, sekitar 30 tahun sebelum penemuan mesin cetak oleh Johann Gutenberg. Sejak penemuan mesin cetak, buku itu diterbitkan dalam ribuan edisi dengan beragam corak.

Buku The Elements jauh lebih berpengaruh ketimbang semua risalah Aristoteles tentang logika. Buku ini adalah contoh komplit perihal struktur dedukatif dan buah piker yang menakjubkan dari semua hasil kreasi otak manusia.

Pada umumnya orang-prang Eropa tidak bernaggapan bahwa geometri ala Euclid hanyalah sebuah system abstrak. Mereka justru sangat yakin bahwa gagasan Euclid benar-benar merupakan kenyataan yang sesungguhnya.

Pengaruh Euclid terhadap Isaac Newtown juga sangat kentara. The Principia karya Newton mirip dengan The Elements. Selain itu, berbagai ilmuwan juga mencoba menyamakan diri dengan Euclid. Caranya dengan memperlihatkan bagaimana semua kesimpulan mereka secara logis berasal dari asumsi asli. Itulah yang antara lain dilakukan oelh ahli-ahli matematika seperti Bertrand Russel, Alfred North Whitehead, dan filosof Spinoza. Kini para ahli matematika telah mamaklumi bahwa geometri Euclid bukan satu-satunya system geometri yang menjadi pegangan pokok. Mereka maklum bahwa selama 150 tahun terakhir banyak orang yang merumuskan geometri bukan ala Euclid.

Sebenarnya, sejak Teori Relativitas-nya Einstein diterima orang, maka para ilmuwan menyadari bahwa geometri Euclid tidaklah selamanya benar dalam penerapan masalah cekrawala yang sesungguhnya. Pada kedekatan sekitar “Lubang Hitam” dan bintang neutron, misalnya, yang mana gaya barat berada dalam derajat tinggi, maka geometri Euclid tidak memberi gambaran yang teliti tentang dunia serta tidak menunjukka pejabaran yang tepat mengenai ruang angkasa secara keseluruhan. Namun demikian, Euclid menyediakan kemungkinan perkiraan yang mendekati kenyataan. Kemajuan ilmu pengetahuan manusia tidak mengurangi baik hasil upaya intelektual Euclid meupun dari arti penting kedudukannya dalam sejarah.

Biografi Enrico Fermi

Enrico Fermi lahir pada 1901 di Roma, Italia. Menjelang usia 26 tahun dia sudah menjadi professor penuh di Universitas Roma. Dia juga menerbitkan kertas kerja utama yang berkaitan dengan statistic kuantum. Dalam kertas kerja itu dia mengembangkan teori statistic yang digunakan untuk melukiskan tingkah laku penyatuan partikel dalam jumlah besar yang terpisah-pisah, jenis yang kini dihubungkan sebagai fermion. Karena electron, proton dan neutron terdiri dari benda biasa, maka semuanya adalah fermion.

Teori dari Fermi bermakna sangat penting bagi ilmu pengetahuan. Pernyataannya ini membuka kemungkinan yang lebih baik tentang bagian pokok inti atom, tingkah laku penurunan mutu suatu benda (seperti terjadi pada bagian dalam sejenis bintang-bintang tertentu), dan unsur-unsur yang terkandung dari sifat-sifat logam. Ini jelas merupakan topik masalah yang sangat bermanfaat.

Pada 1933, Fermi merumuskan teori tentang “kemerosotan beta” (sejenis radioaktivitas) yang mengaitkan perbincangan kuantitatif pertama kali tentang “neutrino dan interaksi lemah”, dua topic penting dalam dunia fisika masa kini. Penyelidikan semacam itu memang tidak mudah dipahami kalangan awam. Namun, hal ini berhasil menempatkan Fermi sebagai salah seorang ahli fisika terkemuka didunia. Meskipun demikian, hasil karya Fermi yang paling penting belumlah muncul.

Pada 1932, fisikawan dari Inggris, James Chadwick, berhasil menemukan partikel seubatomis yang disebut neutron. Dua tahun kemudian, Fermi meneruskan dengan cara mengirimkan arus partikel berkecepatan tinggi terhadap atom dengan neutron. Percobaan-percobaanya menunjukkan bahwa banyak jenis atom yang sanggup menyerap neutron dan dalam banyak hal atom-atom yang dihasilkan dari pengubahan nuklir semacam ini mengandung radio aktif.

Neutron merembes ke dalam bagian utama atom apabila neutron bergerak dalam kecepatan tinggi sekali. Tetapi percobaan Fermi menunjukkan sebaliknya, yaitu bilamana neutron yang cepat dipelankan dahulu dengan cara membiarkannya melalui paraffin atau air, maka ia dapat lebih siap diserap oleh atom. Penemuan ini sangat penting dalam penggunaan di bidang pembangunan reactor nuklir. Bahan yang digunakan dalam reactor untuk membuat pelan gerak neutron-neutron dikenal dengan istilah “moderator”.

Pada 1938, penyelidikan penting Fermi tentang penyerapan neutron menjadikannya memeproleh Nobel Fisika. Pada saat yang sama dia mengalami kesulitan di Italia. Istrinya yang berdarah yahudi harus disembunyikan karena kerasnya sikap pemerintahan dasis di Italia. Fermi sendiri bersikap anti-fasis, suatu sikap yang amat berbahaya pada saat Italia berada dibwah ditaktor Mussolini.

Pada Desember 1938 Fermi pergi ke Stockholm, Swedia untuk menerima Nobel. Dia tidak kembali ke Italia, tetapi pergi ke New York, AS. Universitas Columbia senang mendapat salah seorang ilmuwan yang terbesar didunia. Dia juga resmi menjadi warga Negara AS pada 1944.

Menjelang maret 1939, Fermi menghubungi Angkatan Laut AS dan mencoba menarik perhatian meraka dalam hal pembuatan senajata atom. Beberapa bulan kemudian, sesudah Albert Einstein menulis sepucuk surat mengenai soal tersebut kepada Presiden Roosevelt, barulah pemerintah AS menaruh perhatian terhadap tenaga atom. Begitu pemerintah tertarik, tugas para ilmuwan yang paling utama adalah membangun sebuah prototype alat untuk mengawasi pelepasan tenaga atom. Tujuannya untuk melihat apakah reaksi berantai yang dapat bertahan sendiri betul-betul dapat dipertanggungjawabkan.

Fermi kemudian ditunjuk menjadi pimpinan kelompok yang bertugas membangun reaktir atom pertama di dunia. Semula dia bekerja di Universitas Columbia, kemudian di Unibersitas Chicago. Di Chicago inilah pada 2 Desember 1942 reaktor nuklir itu selesei dirancang dan berhasil dibangun dibawah pengawasan Fermi. Ini adalah babak awal dari era atom. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, orang berhasil membuat reaksi berantai nuklir.

Percobaan yang berhasil ini segera dikirim ke timur dengan kata-kata bertuah, tetapi mengandung citra gaib, “Navigator Italia sudah menginjakkan kaki di Dunia Baru.” Sesudah keberhasilan percobaan ini munculah Proyek Manhattan. Fermi masih memegang peranan yang menentukan dengan menjadi penasehat ahli dalam proyek tersebut.

Seusai Perang Dunia II, Fermi menjadi mahaguru di Universitas Chicago. Dia meninggal dunia pada 1954. Elemen kimia nomor 100, Fermium, diberi julukan sesuai namanya sebagai tanda penghormatan.

Fermi merupakan salah satu ilmuwan terbesar pada abad ke-20. Dia telah menulis lebih dari 200 artikel ilmiah selama kariernya. Dia juga tokoh penting dalam pembuatan bom atom, terutama karena berperan vital dalam penemuan reactor atom.

Biografi Edwin Hubble

Edwin Powell Hubble lahir di Missouri, AS, pada 29 November 1889. Masa kecilnya dihabiskan di kota itu hingga umur 10 tahun ketika keluarganya berpindah ke Chicago, tempat dia menamatkan pendidikanya hingga jenjang sekolah menengah.

Minatnya pada dunia sains dan misteri pembentukan alam semesta terlihat dari hobi membaja buku-buku krangan Julius Varne, misalnya 20.000 Leagues Under the Sea dan From the Earth to the Moon, juga King Solomon’s Mines karya Henry Rider Haggard. Meskipun demikian, di masa mudanya di lebih dikenal sebagai atlet dari pada kegeniusannya. Tujuh kali dia menjadi juara dan sekali saja menduduki peringkat ketiga dalam sebuah kompetisi tingkat sekolah 1906. Pada tahun yang sama rekor lompat tinggi di Illnois berhasil dipecahkannya.

Ketika kuliah Hubble melanjutkan minatnya pada olahraga dengan berlatih basket dan tinju. Meskipun demikian,, bukan berarti kuliahnya terabaikan dia lulus tepat waktu menjadi sarjana dalam bidang matematikan dan astronomi di Universitas Chicago pada 1910. Kemudian, dia memilih melanjutkan kuliah hukum di Universitas Oxford, Inggris setelah memperoleh beasiswa Rhodes. Saat itu dia tidak berfikir untuk berkarir dalam bidang sains. Waktu tiga tahun dihabiskannya hingga memperoleh gelas Master of Arts.

Pada 1913, Hubble kembali ke AS dan memulai karirnya sebagai pengacara dengan membuka pelayanan hukum di Ouseville, Kentucky. Dia juga sempat menjadi guru sekolah menengah dan pelatih basket di New Albany, Indiana.

Kondisi tersebut tidak berlangsung lama setelah dia menyadari bahwa minatnya pada bidang astronomi jauh lebih besar. Oleh karena itu, dia kembali mendalami astronomi dan bergabung dengan Observatorium Yerkes di Universitas Chicago hingga memperoleh gelar doctor pada 1917.

Setelah menjalani wajib militer dalam Perang Dunia I, Hubble bekerja di Obsevatorium Mount Wilson di California. Disana dia banyak membuat rekaman astronomi menggunakan teleskop Hooker berdiameter 250 sentimeter. Dia membuktikan bahwa bintang-bintang variable terletak diluar galaksi kita dan menentukan adanya beberapa galaksi-galaksi lain selain Bimasakti yang kemudian berkembang sebagai konsep alam semesta.

Hubble juga membuat system kalsifikasi untuk berbagai galaksi yang berhasil diamati, mengaturnya satu-persatu berdasrkan jarak, bentuk, dan tingkat pencahayaanya, dengan memerhatikan menurunnya emisi cahaya galaksi, dia melihat bahwa galaksi-galaksi terebut bergerak saling menjauh dengan perbandingan jarak yang konstan. Semakin jauh suatu galaksi, semakin besar pula kecepatannya.

Dari sinilah dia mampu merumuskan Hukum Hubble pada 1929 yang dapat digunakan untuk memeperkirakan umur alam semesta. Dia mendapatkan hubungan tersebut linier dan menuliskannya dalam rumus yang menyatakan bahwa naiknya kecepatan berbanding lurus dengan jarak galaksi dan tetapan Hubble yang dia tentukan. Dengan mengukur tetapan Hubble, umur alam semesta dapat diperkirakan, yaiotu 13-15 milliar tahun.

Dengan rumus Hubble itu dapat diperoleh bahwa semua galaksi itu pada awalnya menyatu di suatu titik. Pendapat inilah yang menjadi bukti kuat kebenaran Teori Ledakan Besar (Big Bang). Penemuan ini juga menunjukkan bahwa alam semesta mengembang atau bertambah luas.

Salah satu catatan menarik dari penemuan ini ada hubungannya dengan Albert Einstein. Pada 1917 Einstein memeperkenalkan Teori Relativitas Umum yang menghasilkan model alam semesta berdasarkan teorinya tersebut dan mengklaim bahwa ruang dipengaruhi gravitasi. Dengan demikian, seharusnya alam semesta bisa saja berkembang atau berkontraksi. Namun, dia menyatakan bahwa hal tersebut tidak wajar sehingga memperbarui teorinnya dan menyatakan bahwa alam semesta tetap dan tidak bergerak.

Dengan adanya temuan Hubble, Einstein menyadari dan mengatakan bahwa revisinya tentang teori alam semesta yang dibuatnya sendiri adalah kekeliruan terbesar dalam hidupnya. Dia sempat mengunjungi Hubble pada 1931 untuk berterima kasih. Temuan Hubble telah merevolusi bidang astronomi. Tidak hanya membuktikan adanya galaksi lain, dai berhasil menunjukkan bukti yang kuat bahwa alam semesta berkembang.

Edwin Hubble meninggal kan Mount Wilson pada 1942 untuk terlibat dalam Perang Dunia II, pada 1946, dia menerima penghargaan Medal of Merit atas jasanya yang besar terhadap masyarakat. Dia juga pada 1948 terpilih sebagai Honorary Fellow dari Queen’s Collage, Oxford atas kontribusinya yang kuar biasa bagi dunia astronomi.

Sesudah perang berakhir, Hubble kembali melanjutkan kegiatannya di Mount Wilson. Saat itu, dia mengalami sedikit kesulitan untuk melakukan penelitian sehingga meyakinkan pengelola observatorium untuk memasang teleskop yang lebih besar agar dapat mempelajari alam semesta lebih baik.

Hubble sendiri ikut menentukan instrument pada desain Teleskop Hale berdiameter 500 sentimeter yang dipasang di observatorium Mount Palomar. Sebagai penghormatan, dia menjadi pemakai perdana alat tersebut. Saat itu ia mengatakan, “Saya berharap dapat menemukan sesuatu diluar dugaan”.

Rasa penasarannya terhadap misteri alam semesta dilanjutkan dengan penelitian baik pada observatorium di Mount Wilson maupun Mount Palomar. Belum juga selesei untuk menyiapkan beberapa malam pengamatannya, dia meninggal pada 28 September 1953 di San Marino, California.

Pantaslah jika teleskop terbaik yang pernah dibangun di luar angkasa dan masih beroperasi sampai sekarang diberi nama Teleskop Ruang Angkasa Hubble (HST) untuk mengenang jasanya yang sangat besar dalam bidang astronomi. Sejak diluncurkan tahun 1990, HST telah menghasilkan potret luar angkasa yang menakjubkan. Meskipun sekarang HST berada diambang mas uzurnya, kelak pasti akan lahir generasi-generasi teleskop baru yang akan menemukan sesuatu di luar angkasa di luar dugaan untuk menguak rahasia alam semesta.

Saturday, May 8, 2010

Biografi Edwin Howard Armstrong

Edwin Howard Armstrong dilahirkan pada 18 Desember 1890 di New York City, AS. Kepintaran dan keuletannya sudah tampak sejak kecil. Bahkan, ketika usianya baru menginjak 14 tahun dia telah bercita-cita ingin menjadi seorang penemu.

Ketika menginjak remaja, Armstrong mulai mencoba menjadi tukang servis alat-alat rumah tangga nirkabel. Saat duduk dibangku SMA, dia mulai mengadakan uji coba dengan membuat tiang antenna di depan rumahnya untuk mempelajari teknologi nirkabel yang kala itu sering mengalami gangguan. Dia dapat segera memahami permasalahan pada alat komunikasi tersebut. Bukan hanya itu, Armstrong pun dapat menemukan kelemahan sinyal pada penerima akhir transmisi komunikasi. Padahal, tidak ada cara lain untuk memperkuat tenaga pada pengiriman akhir.

Untuk mengembangkan pengetahuannya pada masalah gelombang komunikasi, setelah tamat SMA, Armstrong masuk ke Jurusan Teknik Universitas Columbia. Di sini dia melanjutkan penelitiannya dibidang nirkabel. Pada tahun ketiga diakampus ini, dia memperkenalkan tamuannya, yaitu penguat gelombang radio pertama (radio amplifer).

Radio sendiri sebenarnya telah ditemukan terlebih dahulu oleh Lee de Forest yang menggunakan Tabung Audion yang diberi nama tabung Lee de Forest. Namun, gelombang yang dipancarkan masih terlalu lemah. Armstrong lantas mempelajari cara kerja tabung de Forest dan mendesain ulang dengan mengambil gelombang elektromagnetik yang datang dari sebuah transmisi radio. Dia segera memberi sinyal balik melalui tabung. Hanya sesaat, kekuatan sinyal akan meningkat sebanyak 20.000 kali perdetik. Fenomena ini oleh Armstrong disebut dengan “regenerasi radio” dan menjadi penemuan penting ketika radio pertama kali ada.

Dengan perkembangan ini, maka para teknisi radio tidak memerlukan 20 ton generator lagi agar stasiun radio mereka mengudara. Desain sirkuit tunggal temuan Armstrong menjadi kunci kelangsungan gelombang transmitter yang menjadi inti operasional radio.

Armstrong lulus sarjana taknik pada 1913. Atas temuannya tersebut dia mematenkan ciptaaanya dan memberi lisensinya pada Marconi Corporation pada 1914. Enam tahun kemudian, Westinghouse membeli hak paten Armstrong atas stasiun radio pertama bernama KDKA di Pittsburgh. Radio segera popular pada saat itu, muali dari hiburan sampai berita penting, tidak ada yang tidak memakai jas radio.

Setelah itu, bermunculan terus gelombang radio lainnya. RCA (Radio Corporation of America) lalu membeli seluruh hak paten radio. Begitu juga radio-radio lain ikut membelinya. Seusai Perang Dunia I, Armstrong kembali ke Universitas Columbia dan bekerja sebagai professor di Universitas tersebut. Pada 1923, dia menikah dengan Marion Maclnnes, sekretaris dari presiden RCA David Sarnoff.

Pada decade tersebut Armstrong terlibat dalam perang perusahaan dalam mengendalikan hak paten radio. Hal ini berlanjut sampai awal tahun 1930, dan Armstrong kalah di pengdilan. Meski demikian, dia terus melanjutkan penelitian untuk memecahkan maslah statistic radio. Dia berkesimpulan bahwa hanya ada satu solusi agar karyanya yang telah dicuri orang bisa dihargai, yaitu merancang system yang sama sekali baru. Penelitian demi penelitian pun terus dia lakukan untuk lebih menyempurnakan suara radio tersebut.

Pada 1933, Armstrong memperkenalkan system radio FM (Frequency Modulation) yang memberi penerimaan jernih meskipun ada badai dan menawarkan ketepatan suara yang tinggi yang sebelumnya belum ada. Sestem tersebut juga menyediakan sebuah gelombang tunggal membawa dua program radio dengan sekali angkut. Pengembangan ini disebut dengan multiplexing.

Mengendai perbedaan antara gelombang AM dan FM, dapat dijelaskan sebagai berikut. Sinyal suara tidak dapat langsung dipancarkan karena sinyal suara bukan gelombang elektromagnetik. Jika sinyal suara tersebut diubah menjadi gelombang elektromagnetik sekalipun, berapa panjang antenna yang dibutuhkan.
Agar dapat mengirimkan sinyal suara dengan lebih mudah, sinyal suara tersebut terlebih dahulu ditumpangkan pada sinyal radio dengan frekuensi yang lebih tinggi dari sinyal suara tersebut. metode untuk menumpangkan sinyal suara pada sinyal radio disebut modulasi. Modulasi yang sering dipakai radio adalah modulasi amplitude atau AM (Amplitude Modulation) dan FM (Frequency Modulation).

Perbedaan utama antara gelombang AM dan FM adalah cara modulasi suaranya. Gelombang FM mempunyai range tambahan sebesar 455 KHz. Jadi, jika ada frekuansi radio 88.00 FM, sebenarnya dua menggunakan frekuansi 88.00 MHz + 455 KHz. Mengapa ada tambahan 455 KHz? Gelombang FM itu memodulasi suara digital. Jadi, gelombang suara radio itu dicacah secara digital sesuai frekuansi audio (batas ambang telinga antara 6 Hz – 20 KHz).

Setalah dicacah secara digital (tambahan 455 KHz tadi, sebagai digital audio buffer), sinyal digital terebut di mix dengan gelombang radio (Carrier) yang berfrekuensi 88,0 MHz tadi, system pamancar FM adalah antena , saluran transmisi, dan pemancar itu sendiri.

Untuk memperkenalkan temuannya kepada dunia, pada 1940 Armstrong mendapat ijin untuk mendirikan stasiun radio FM pertama yang didirikan di Alpine, New Jersey. Berkat temuannya tersebut, Institut Franklin pada 1941 memberi penghargaan kepada Armstrong berupa medali Franklin, salah satu penghargaan tertinggi komunitas ilmuwan.

Kekalahannya dalam sengketa selama bertahun-tahun dengan perusahaan yang telah memanfaatkan hak ciptanya, tidak berpengaruh terhadap pemberian medali Franklin terebut. Sayangnya, Armstrong harus mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Dia tewas bunuh diri pada 1954. Istrinya, Marion Maclnnes yang menjadi pewaris hasil temuan Armstrong melanjutkan perjuangan suaminya bertempur dipersidangan dan memenangi gugatan jutaan dollar. Atas kejernihan suara yang dihasilkannya di awal tahun 1960-an, saluran FM mendominasi system radio bahkan digunakan untuk komunikasi antara bumi dan luar angkasa oleh Badan Antariksa Nasional Amerika (NASA).

Friday, May 7, 2010

Biografi Edward Jenner

Edward Jenner lahir pada 11 Mei 1749 di Berkley, Gloucestershire, Inggris. Pada umur 13 tahun, dia sudah belajar ilmu bedah dengan cara magang kepada ahlil\ bedah terkenal Daniel Ludlow di Sudbary, dekat Bristol. Lalu pada usia 21 tahun, dia hijrah ke London dan megang kepada seorang ahli bedah terkenanl bernama John Hanter.

Suatu hari ditahun 1796, seorang perempuan pemerah susu bernama Sarah Nelmes mendatangi Jenner dan mengeluhkan adanya rash di tangannya. Jenner lalu mengambil materi rash yang diketahui sebagai penyakit cacar menular pada sapi tersbut (cowpox) dengan pisau tajam dan memidahkannya ke lengan James Phipps, seorang anak tukang kebunnya yang berusia delapan tahun. Akibatnya, Phipps terkena cowpox, tetapi segera sembuh.

Jenner lantas mengoleskan materi dari luka cacar smallpox, penyakit mematikan yang mewabah saat itu, ke luka yang dia buat di tangan Phipps. Sebagaimana dugaan Jeenner, Phipps tidak terkena cacar. Sesuatu yang berasal dari Phipps telah melindungi Phipps.

Setelah percobaanya sukses, Jenner kembali melakukan percobaan sebanyak 23 kasus yang sama, termasuk kepada anak lelakinya yang berumur 11 bulan. Semua detail penelitiannya dia kumpulkan dalam buku An Inquiry the Causes and Effects of the Variolae Vaccinae. Dengan keberhasilan Jenner ini, ilmu ilmunologi pun lahir.

Penemuan Jenner dikenal sebagai vaksinasi yang diambil dari bahasa latin sapi, yaitu vacca. Pada 1789, dia mengirim artikel ilmiah tentang hasil studi yang dilakukannya kepada majalah The Royal Society yang terkenal dan bergengsi. Dia menjelaskan bahwa upaya vaksinasi yang dilakukannya berhasil memberi perlindungan dari serangan penyakit cacar.

Sayangnya, metode penelitian ekperimental yang dilakkukan Jenner dipandang tidak lazim dan tidak memenuhi criteria ilmiah yang dianut pada masa itu. Pihak redaksi tidak saja menolak untuk menerbitkan artikel ilmiah tersebut, tetapi juga mengkritik keras dan mencemooh upaya tanpa pamrih yang dilakukan Jenner.

Penolakan itu tidak saja menunda upaya pengendalian penyakit cacar yang dianantikan oleh banyak orang, tetapi yang lebih mengenaskan, telah mebiarkan lagi banyak korban yang tak berdosa terbunuh. Peristiwa ini tercatat unutuk sekian kalinya dalam sejarah tentang arogansi ilmiah yang membekap manusia dalam kejumudan.

Selama berabad-abad, pada ilmuwan belum mampu membuka tabir misteri pengendalian penyakit cacar. Para ilmuwan itu seakan tidak merasakan dan tidak sensitive terhadap derita orang banyak. Mereka terkesan telah menghambat sosialisasi penemuan yang terbukti berkontribusi besar terhadap peningkatan derajat kesejahteraan manusia. Namun, Jener tidak menyerah.

Sebagai seoran penemu, Edward Jenner layak diteladani. Kemauannya yang keras, semangatnya yang tinggi, dan tak kenal menyerah telah didedikasikannya bagi sebuah keyakinan terhadap peningkatan derajat kesejahteraan umat manusia selama berabad-abad berselang.

Ratusan tahun sejak momentum keberhasilan Jenner, vaksin telah digunakan untuk terapi berbagai penyakit. Louis Pasteur mengembangkan teknik vaksinasi pada abad ke-19 dan mengaplikasikan penggunaannya untuk penyakit anthrax dan rabies. Dengan vaksin pula, bebrapa penyakit besar yang melanda umat manusia dapat dikontrol atau dibatasi penyebarannya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat beberapa jenis vaksin pertama yang digunakan manusia, yaitun cacar pada 1798, rabies (1885), pes (1897), difteri (1923), pertusis (1926), tuberkolosis (1927), tetanus (1927), dan yellow fever (1935).

Setelah Perang Dunia ke II, pengembangan vaksin mengalami percepatan. Vaksin polio suntik pertama diaplikasikan pada manusia pada 1955, lalu polio oral (1962), campak (1964), mumps (1967), rubella (1970), dan hepatitis B (1981).

WHO pun mencanangkan beberapa program vaksinasi dengan target eradikasi penyakit. Untuk cacar, penyakit yang sejak awal mencatat sejarah vaksinasi, kasus terakhir terjadi di Somalia pada 1977. Sementara penyakit polio, ditargetkan WHO teradikasi 2000. meski target ini tidak sepenuhnya tercapai tetapi eradikasi hamper dikatakan berhasil.